Tips Melatih Bayi Untuk Merangkak




Tips melatih bayi untuk merangkak yang tepat agar bayi dapat mengalami perkembangannya sesuai dengan usianya. Untuk tahapan merangkak biasanya setelah berusia tujuh bulan sudah memperlihatkan tanda-tanda ingin bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.

Mommy, jika bayi Anda sudah mulai bergerak dan berpindah tempat misalnya saja dengan cara bergerak maju mundur, mengesot, atau lainnya. Tahapan ini nantinya akan berkembang menjadi tahap merangkak.

Sahabat Mommy Baiti, sangat menyenangkan ya melihat perkembangan buah hati kita dari hari ke hari. Termasuk juga perkembangan motorik kasar seperti gerakan miring ke kiri dan ke kanan, bergulingan, tengkurap, duduk dengan tegak, hingga berdiri dan berjalan.

Bayi akan terus melatih kekuatan otot dan juga koordinasi geraknya sendiri, hingga akhirnya nanti dapat duduk sendiri tanpa bantuan, bergerak berpindah tempat, dan lainnya. Silahkan baca juga cara mengatasi bapil pada bayi.


Tips Melatih Bayi Untuk Merangkak


Gerakan-gerakan bayi tersebut secara tidak langsung adalah untuk melatih kekuatan otot-ototnya sendiri. Dan ketika dia dalam posisi tengkurap sudah dapat menopang tubuhnya sendiri serta mengangkat kepalanya, inilah saatnya dia akan mulai merangkak.

Meskipun ada pula bayi yang bisa langsung berdiri dan berjalan tanpa melewati tahapan merangkak. Hal ini karena tergantung juga dari kemampuan bergerak dan perkembangan kekuatan ototnya. Silahkan baca juga tips memberikan MPASI pada bayi.

Nah jika bayi sudah memasuki masa-masa merangkak, Mommy dapat membantunya dengan cara sebagai berikut :

1. Tengkurap

Posisikan bayi dengan tengkurap, maka otomatis dia akan mengangkat kepalanya. Biasakan hal ini meskipun sebentar agar otot-otot si kecil semakin kuat dan terlatih. Biasanya beyi ketika mengangkat kepalanya, juga akan meluruskan tangannya untuk menopangnya, atau bisa juga dengan sikunya.

2. Bantu untuk mengambil posisi merangkak

Jika bayi sudah terbiasa dengan tengkurap dan ingin merangkak, Mommy bisa membantunya untuk mengambil posisi merangkan. Misalnya membantunya untuk mengangkat pantatnya sehingga si kecil akan menopang tubuhnya dengan kedua telapak tangannya.

Nah biarkan posisi ini dalam beberapa detik, karena selain dapat melatih otot juga dapat memperkuat dan meningkatkan keseimbangan tubuhnya.

3. Berikan mainan didepannya

Bayi pada posisi tengkurap dengan mengangkat kepalanya, Mommy dapat meletakkan mainan yang menarik minatnya didepan si kecil. Hal ini akan membuatnya terpacu untuk meraih mainan tersebut sehingga dia akan bergeser dan bergerak menuju mainan tersebut.

4. Perhatikan keadaan sekitar

Nah ini yang penting namun biasanya terlewatkan. Mommy sebaiknya memastikan keadaan sekitar  bayi ini aman dan nyaman untuk belajar merangkak. Hindarkan barang-barang yang berbahaya dari jangkauan si kecil ya.



5. Merangkak bersama

Bermain bersama buah hati memang sangat menyenangkan. Pada waktu senggan Mommy bisa menemani si kecil belajar merangkan dengan cara memberinya contoh merangkak. Sehingga nantinya Anda dan si kecil dapat merangkak bersama-sama.

Sahabat Mommy Baiti, yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu memaksakan si kecil untuk terus belajar merangkak. Karena kekuatan otot masing-masing bayi berbeda-beda. Dan seperti yang telah disinggung diatas bahwa ada pula bayi yang langsung dapat berdiri dan berjalan tanpa melewati tahap merangkak.  Semoga bermanfaat.