Manfaat dan Khasiat Beras Hitam Bagi Kesehatan



Manfaat dan Khasiat Beras Hitam Bagi Kesehatan. Beras hitam mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Berbeda dengan beras putih atau beras merah yang pastinya kita biasa terhadapnya.

Namun siapa sangka bahwa ternyata beras hitam mempunyai khasiat dan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan manusia, karena beras hitam ini terbukti mengandung banyak gizi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Di samping kaya nutrisi, nasi yang berasal dari beras hitam lebih enak dan sangat pulen jika dibanding dengan beras putih. Meskipun beras hitam ini mirip dengan ketan hitam, namun beras hitam ini sangat berbeda dengan ketan hitam jika di lihat dari aroma, tekstur, dan rasa. 

Meskipun kaya akan manfaat kesehatan, namun stok beras hitam yang tersedia di pasaran masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan stok beras putih. Hal ini terjadi karena masa panen padi beras hitam yang lebih lama dari beras putih.

Namun beberapa pihak yang berkompeten telah mengupayakan dan merekayasa masa panen padi beras hitam agar lebih pendek dana dapat di tanam di berbagai jenis tanah. Dan juga dilakukan pengembangan padi hitam yang berbasis organik sehingga bisa ditanam di lahan kering serta umur panen padi hitam menjadi lebih cepat. 


Sejarah Beras Hitam 


Selain kaya akan gizi, beras hitam dalam perkembangannya juga memiliki sejarah yang unik dan menarik. Bahkan penamaan beras hitam ini ada yang dengan sebutan beras terlarang dan juga beras kaisar? Mengapa demikian? 

Pada zaman kekaisaran kuno di Cina, siapapun tidak boleh menyantap makanan yang terbuat dari beras hitam, kecuali para kaisar saja. Dan beras hitam ini disediakan sebagai upeti untuk Kaisar di Cina kuno. Sehingga dikarenakan sebagai komoditas utama upeti untuk para Kaisar menjadikan beras hitam ini sangat berharga. 

Di daerah Solo Jawa Tengah, beras hitam ini lebih dikenal dengan sebutan "beras wulung". Perlu diketahui bahwa beras wulung merupakan beras pilihan yang dulunya hanya di tanam di dalam keraton Kasunanan Surakarta. Beras hitam tersebut digunakan untuk keperluan konsumsi para raja dan kerabat serta digunakan untuk jenis-jenis ritual tertentu. 

Namun berbeda dengan saat sekarang ini dimana beras hitam bisa di konsumsi oleh siapapun dan dimanapun juga. Bahkan permintaan terhadap beras hitam ini semakin meningkat dari hari ke hari, yang menjadikan adanya trend pergeseran dari konsumsi beras putih ke beras hitam untuk memenuhi kebutuhan antioksidan. 


Kandungan Beras Hitam 


Beras hitam ini sangat kaya akan serat dan juga mengandung antioksidan, fitonutrien, phytochemical, vitamin E, protein, zat besi, dan nutrisi lain. Kandungan yang terdapat pada beras hitam tersebut sangat bermanfaat untuk hati, ginjal dan lambung. Misalnya kandungan anthocyanin yang dipercaya bisa untuk membantu mencegah risiko kanker. 

Dalam beras hitam juga mengandung antosianin yang mencapai 200 hingga 400 mg per 100gr yang artinya kandungan ini lebih tinggi dibandingkan dengan yang terdapat pada beras putih maupun beras merah.

Antosianin ini berfungsi sebagai antioksidan dan antikolesterol bagi tubuh. Beras ini juga memiliki kadar gula dan memiliki nilai glikemik yang rendah sehingga baik untuk penderita diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darha tinggi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi beras hitam ini. 

Selain itu, beras hitam ini juga mengandung banyak zat besi yang jumlahnya hingga tiga kali lipat dibanding dengan zat besi yang terdapat pada beras putih. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk menanggulangi defisiensi zat besi yang biasa terjadi di negara-negara berkembang. 


Karakteristik Beras Hitam 


Meskipun sama-sama beras hitam namun dalam penyebutannya di setiap daerah bisa berbeda-beda. Misalnya saja di daerah Sleman, beras hitam ini dikenal dengan nama Cempo Ireng dan ada juga yang menyebutnya dengan "beras jlitheng".

Beda lagi dengan di kawasan Cibeusi, Subang, Jawa Barat, beras hitam disana disebut dengan nama "beras gadog", sedangkan di Bantul biasa di sebut dengan "beras melik". Dengan penyebutan yang berbeda-beda terhadap beras hitam ini juga belum diketahui apakah beras hitam tersebut varietasnya memang berbeda atau sama. 

Benih beras hitam yang umum ditemukan di pasaran beberapa diantaranya adalah Cempo Ireng untuk daerah Kulon Progo Sleman, Melik di daerah Lereng Gunung Merbabu Jawa Tengah, Cibeusi di daerah Subang, serta Toraja di Sulawesi. 

Karena keistimewaan yang dimilikinya tersebut, maka tidak ada salahnya jika beras hitam ini merupakan varietas beras unggulan. Untuk memahami karakteristik beras hitam ini, ciri-cirinya adalah sebagai berikut : 

1. Gabah berwarna cokelat

Meskipun ini beras hitam dan warna berasnya pun hitam, namun kulit gabahnya tetap cokelat seperti padi pada umumnya. Hanya saja pada waktu pengisian bulir padi warna gabah akan menghitam, dan akan berubah menjadi coklat kembali saat matang. Hal ini yang membedakan beras hitam dengan ketan hitam yang mempunyai kulit gabah hitam juga. 

2. Bulir beras berwarna hitam


Warna hitam pada beras hitam ini diatur secara genetik oleh warna aleuron dan komposisi pati dalam endospermia. Proses penghitaman ini terjadi karena aleuron dan endospermia yang memproduksi antosianin yang menyebabkan warnanya menjadi ungu. 

Dan dikarenakan tingginya kadar antosianin ini warna ungu lambat laun akan menjadi terlihat hitam. Antosianin inilah yang merupakan zat antioksidan sebagai anti kanker. 

3. Tanamannya berumur panjang


Salah satu kendala yang dihadapi dalam pembudidayaan beras hitam adalah masa panen yang lama hingga mencapai 200 hari. Namun saat ini sudah ada beberapa varietas yang sudah genjah (berumur panen pendek) yang bisa dipanen dalam waktu 4 bulan, meskipun benih varietas tersebut masih sulit ditemukan dan belum stabil. 

4. Postur tanaman tinggi


Tanaman beras hitam lokal nusantara memiliki postur yang tinggi dan tegap. Tingginya bisa mencapai 2 meter. Namun dengan adanya rekayasa budidaya beras hitam melalui persilangan bisai didapatkan tanaman yang lebih pendek. 


Manfaat Beras Hitam 


Meskipun beras hitam ini adalah komoditi bahan pangan dan bukan obat, namun banyak juga manfaat dan khasiat beras hitam untuk kesehatan. Jadi bisa dikatakan sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, karena beras hitam sebagai bahan pangan bisa menghindarkan dari rasa lapar dan bisa juga untuk pencegahan / pengobatan suatu penyakit. Adapun manfaat utama ada beras hitam untuk kesehatan adalah sebagai berikut : 

1. Dapat mencegah diabetes


Dengan kandungan kalori sekitar 362 kcal per 100 gram menjadikan beras hitam ini memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dari beras lainnya. Dengan demikian bisa akan berpengaruh baik pada indeks glikemik sehingga beras ini digolongkan sebagai komoditi pangan yang sehat dan sangat dianjurkan bagi penderita diabetes. 

Dan untuk Indeks glikemik adalah merupakan angka yang menunjukkan besaran suatu makanan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Semakin tinggi indeks glikemik yang dimiliki, maka makanan tersebut akan memicu kenaikan gula darah semakin tinggi pula. 

2. Dapat mencegah kanker


Beras hitam juga mengandung antosianin yang sangat tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk mencegah kanker. Berdasarkan penelitian, antosianin ini merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat sehingga bagus untuk mencegah penyakit kanker. 

3. Sebagai obat anemia


Zat besi merupakan salah satu unsur yang penting untuk pembentukan darah (hemoglobin) dan kandungan zat besi pada beras hitam ini mencapai 15,52 ppm. Oleh karena itu beras hitam dan makanan yang kaya akan zat besi sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita anemia. 

4. Dapat mencegah penyakit jantung


Beras merah ini mempunyai kandungan serat yang sangat tinggi. Inilah yang membuat rasanya akan terasa sedikit pera, tidak sepulen beras putih. Namun di setiap makanan yang memiliki kadar serat yang tinggi tentu akan sangat bermanfaat untuk berperan aktif memelihara kesehatan jantung. 

5. Sebagai anti aging 


Terkait dengan kandungan antioksidan yang berperan penting dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak sehingga sel-sel tubuh tersebut dengan cepat untuk memperbaiki diri. Dengan adanya proses tersebut menjadikan seseorang akan terlihat lebih bugar dan awet muda. 


Kesimpulan 


Beras hitam sebagai komoditas bahan pangan untuk di konsumsi memiliki banyak manfaat dan khasiat yang berlebih jika dibandingkan dengan beras putih maupun beras merah. Memang saat ini stok beras hitam ini tidak sebanyak beras putih karena usia masa panen yang lebih Panjang dan juga dari segi harga sedikit lebih mahal. 

Namun sangat berbanding lurus dengan segala manfaat yang dikandungnya. Untuk mencegah berbagai penyakit mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis disarankan untuk beralih ke konsumsi beras hitam. Demikian manfaat dan khasiat beras hitam bagi kesehatan, semoga bermanfaat.