Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes Melitus




Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes Melitus. Apa yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar kata Diabetes? Penyakit gula? Penyakit kencing manis? Penyakit orang yang sudah lanjut usia? Penyakit menyeramkan? Atau ada jawaban yang lainnya?

Diabetes mellitus atau gula darah tinggi adalah penyakit yang timbul karena adanya kelainan pada fungsi organ tubuh dalam memanfaatkan karbohidrat, lemak, protein dalam darah yang seharusnya di rubah menjadi energi. Diabetes bisa terjadi karena menurunnya atau kurangnya insulin yang diproduksi oleh pankreas.

Penyebab Diabetes Melitus


Insulin berperan penting dalam mengendalikan gula darah dalam tubuh. Jika insulin yang dihasilkan oleh tubuh menurun atau berkurang, maka yang terjadi adalah tubuh tidak dapat merubah glukosa menjadi sumber energi bagi tubuh. Imbasnya adalah rasa lapar dan haus yang melanda.

Jika merasa lapar cara mengatasinya biasanya adalah dengan makan nasi. Tanpa disadari yang terjadi adalah meningkatnya jumlah karbohidrat dalam tubuh yang menjadikan adanya penumpukan glukosa dalam darah.

Hal seperti inilah kemudian timbul penyakit diabetes melitus ini. Banyak faktor penyebab penyakit diabetes melitus atau biasa disebut juga gula darah tinggi ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Faktor Berat badan (Obesitas)

Memiliki badan dengan berat yang berlebih acap kali dihubungkan dengan faktor kemakmuran seseorang. Namun yang perlu diwaspadai juga adalah penyakit yang mengintai di balik berat badan berlebihan ini. Berat badan juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan.Silahkan baca juga inilah cara diet sehat dan alami

Dan salah satu penyebab penyakit diabetes ini adalah karena berat badan yang berlebihan atau biasa di sebut juga dengan obesitas.

Oleh karena itu meskipun sudah hidup dalam kemakmuran ( mitos hidup makmur pertanda kemakmuran ekonomi ) sebaiknya tetap memperhatikan berat tubuh dan menjaganya agar tetap ideal. 

2. Faktor Genetik

Diabetes bisa terjadi karena faktor keturunan atau faktor genetik. Memiliki garis keturunan yang menderita diabetes berpeluang menderita penyakit diabetes juga.

Oleh sebab itu sangat penting kiranya untuk mengetahui riwayat penyakit diabetes di silsilah keluarga untuk mengantisipasi penyakit diabetes yang mengintai.

Jika memiliki garis keturunan atau faktor genetik yang memiliki riwayat penyakit diabetes, sebaiknya selalu menjaga kesehatan dan juga menjaga kadar gula darah dalam tubuh, salah satunya adalah dengan rajin dan rutin berolahraga.

Namun bagi yang tidak memiliki keturunan penyakit diabetes bukan berarti tidak bisa mengidap penyakit diabetes ini.

3. Faktor Makanan

Ada ungkapan istilah yang mengatakan bahwa sumber segala penyakit adalah berasal dari perut. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam mengkonsumsi makanan, terutama makanan-makanan yang tidak sehat. Demikian juga dengan penyakit diabetes, salah satunya adalah dikarenakan makanan yang di konsumsi.

4. Faktor penggunakan alat kontrasepsi

Menggunakan alat kontrasepsi berjenis pil juga bisa menyebabkan diabetes. Hal ini terjadi karena kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Pada umumnya alat kontrasepsi jenis pil terbuat dari kombinasi antara hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja.

Nah kombinasi itulah yang sering menyebabkan adanya perubahan kadar gula darah dalam tubuh. Dan Karena kerja insulin ini dilawan, maka pankreas akan dipaksa bekerja lebih keras lagi untuk dapat memproduksi insulin.

Jika terjadi secara terus menerus, maka pankreas akan menjadi letih dan akan terganggu fungsi utamanya. Sebaiknya penggunaan pil kontrasepsi ini dibatasi waktu penggunaannya yaitu jangan lebih dari 5 tahun.

5. Faktor Pikiran

Setiap orang pastinya mempunyai beban pikiran masing-masing, oleh karena itu pandai-pandailah mengelola stress atas beban pikiran yang ada. Berekreasi, curhat dengan orang kepercayaan, diyakini dapat menurunkan tingkat stress seseorang.

Saat stress melanda, yang terjadi adalah tubuh semakin meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol agar gula darah naik sehingga ada cadangan energi untuk menjalain aktifitas. Jika stress ini berkelanjutan akibatnya adalah gula darah akan semakin tinggi tidak terkontrol.

6. Faktor Merokok

Rokok tidak hanya membahayakan paru-paru saja, namun bisa membahayakan kesehatan tubuh pada umumnya. Termasuk juga penyakit diabetes ini juga bisa disebabkan karena kebiasaan merokok.


Gejala Penyakit Diabetes Melitus


Diabetes melitus bisa di bilang penyakit yang timbul dalam jangka panjang. Karena penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor yang terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Untuk mecegah penyakit diabetes sejak ini ada baiknya jika mengenali gejala-gejala timbulnya penyakit ini.

Jika mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini sebaiknya segera melakukan periksa atau berkonsultasi dengan dokter terdekat. Gejala-gejala penyakit diabetes melitus diantaranya adalah :

1. Sering merasa lapar

Tubuh yang bugar memerlukan asupan energi yang cukup. Energi berasal dari karbohidrat dan juga glukosa. Pada penderita diabetes tubuh tidak maksimal dalam mengolah glukosa menjadi sumber energi sehingga tubuh akan merasa lapar guna mendapatkan energi yang cukup untuk beraktifitas.

Jika Anda mengalami hal seperti ini sebaiknya segera melakukan cek darah untuk mewaspadai diabetes melitus.

2. Sering merasa haus

Jangan abaikan jika Anda sering merasa cepat haus, padahal mengerjakan aktifitas seperti biasanya. Sering merasa cepat haus bisa jadi adalah gejala awal diabetes.

Tubuh membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak karena frekuensi buang air kecil yang terlampau sering. Rasa haus ini adalah reaksi tubuh agar tetap terhidrasi dari asupan cairan.

Yang terjadi pada orang normal adalah hampir semua glukosa dapat ditarik dari larutan dan keluar dari ginjal kemudian akan dikembalikan ke dalam tubuh.

Namun bagi penderita diabetes, pada saat glukosa terkonsentrasi di dalam aliran darah, maka ginjal tidak mampu untuk menarik kembali glukosa dari air. Silahkan baca juga penyebab timbulnya jerawat.

Inilah yang mengakibatkan penderita diabetes sering merasa cepat haus. Jika hal demikian terjadi maka akan mengalami dehidrasi.

Dehidrasi yang dialami oleh penderita diabetes sering diiringi dengan sakit kepala, mual, bahkan pingsan.Untuk menghindarinya adalah dengan banyak-banyak minum air putih atau minuman tawar / tanpa gula.

3. Sering buang air kecil

Untuk ukuran orang normal, urine yang dikeluarkan dalam sehari antara 1 liter hingga 1,5 liter. Namun bagi penderita diabetes melitus bisa lebih dari itu, bahkan bisa 5 kali lipatnya. Mengapa demikian?

Bagi penderita diabetes melitus mempunyai kadar gula darah yang tinggi karena tidak dapat diserap secara efektif oleh sel-sel tubuh, hingga akhirnya menuju ke ginjal.

Dengan begitu maka aliran darah akan menjadi lebih pekat dengan adanya konsentrasi glukosa dan air ini sehingga ginjal akan membuangnya menjadi urine.

Ginjal masih bisa mentolerir kadar gula darah hingga 180 mg/dl, namun jika sudah melebihinya maka glukosa akan disekresikan melalui urine.

4. Pandangan mulai kabur

Diabetes dapat mengakibatkan kebutaan pada penderitanya. Gejala awalnya adalah pandangan mulai kabur (meskipun tidak semua pandangan kabur itu merupakan gejala awal diabetes). Pandangan kabur karena gejala diabetes terjadi oleh naiknya kadar gula darah.

Jika keadaan kadar gula darah tinggi akan dibarengi dengan pandangan mulai kabur dan ini akan kembali normal setelah kurang lebih 3 bulan sejak keadaan kadar gula mulai normal.

5. Mudah merasa Lelah

Dengan melakukan aktifitas sehari-hari seperti biasa, namun tubuh terasa mudah sekali untuk Lelah meskipun baru saja melakukan aktifitas.

Hal ini bisa jadi gejala awal diabetes yang disebabkan karena tubuh tidak mampu mengolah glukosa menjadi energi sehingga akan mudah terasa lesu dan mudah Lelah.

6. Berat badan turun drastis

Gagalnya tubuh mengubah glukosa menjadi energi dan menyebabkan rasa lapar yang terus menerus. Makan adalah solusi untuk menyingkitkan rasa lapar, namun pada penderita diabetes justru ini hanya akan menumpul gula dalam alirah darah. Silahkan baca juga Manfaat kopi untuk kesehatan.

Selanjutnya ginjal akan bekerja ekstra untuk menetralisir gula menggunakan air. Karea tidak ada insulin yang membantu glukosa untuk memasuki sel, menyebabkan otak memerintah tubuh untuk melakukan pemecahan lemak dari jaringan otot atau jaringan daging untuk menyediakan energi bagi sel.

Kesimpulan


Diabetes Melitus dapat menyerang siapa saja. Bukan hanya karena faktor keturunan atau faktor genetik saja, karena tanpa itupun bisa jadi menderita panyakit diabetes ini yang disebabkan oleh banyak faktor lain.

Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja dan gejala-gejala awal dari diabetes melitus ini diharapkan dapat mencegah dan terhindar dari penyakit gula ini sedini mungkin. Semoga bermanfaat.