Cara Mudah Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak



Cara Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak. Tentunya sahabat Mommy Baiti sudah tidak asing lagi dengan kata ngompol atau mengompol. Mengompol atau dalam bahasa medisnya Nocturnal Enuresis adalah suatu kondisi dimana ketika seseorang yang buang air kecil di saat sedang tidur.

Buang air kecil saat tidur ini biasanya tanpa disadari dan sering terjadi pada waktu malam hari. Mengompol ini biasa terjadi pada anak bayi dan balita yang disebabkan karena perkembangan otot pada kandung kemih yang belum sempurna. Dan bisa terjadi juga pada orang lanjut usia yang disebabkan oleh beberapa hal.



Beberapa Penyebab Anak Masih Mengompol


Mengompol juga banyak terjadi pada anak yang seharusnya telah melewati masa fase toilet training, terutama pada anak laki-laki. Seharusnya anak dengan usia di atas tujuh tahun sudah dapat mengontrol sendiri keinginan untuk buang air kecil serta juga bisa menahannya hingga sampai di kamar mandi. Hal ini karena otot kandung kemihnya sudah terbentuk dengan baik.

Memang ada kebiasaan mengompol ini terus berlanjut hingga usia di atas tujuh tahun yang disebabkan oleh kemalasan atau takut untuk pergi ke kamar mandi di saat malam hari. Namun yang perlu diketahui sebagai orangtua sebab-sebab yang memungkinkan anak masih mengompol, diantaranya yaitu :
  • Anak tidur dengan sangat nyenyak sehingga susah untuk dibangunkan sehingga tanpa disadarinya akan mengompol di saat tidurnya
  • Volume produksi air kemih yang banyak pada malam hari. Padahal secara umumnya produksi volume air kencing anak pada malam hari adalah setengah dari produksi di siang hari
  • Faktor psikologis anak juga dapat menyebabkan anak masih mengompol, misalkan saja rasa yang tidak nyaman, ada masalah dengan teman sepermainan atau teman sekolah, dan lain-lain Anak merasa takut atau tidak terbiasa menuju ke kamar mandi sendirian pada malam hari
  • Ukuran kandung kemih yang lebih kecil juga dapat menjadi salah satu penyebab anak mengompol. Karena kandung kemih yang kecil tidak akan cukup untuk menampung volume air seni dan akhirnya menyebabkan otot tidak mampu menahan keinginan buang air kecil
  • Faktor keturunan juga bisa menyebabkan anak masih mengompol. Jika salah satu orang tua mempunyai sejarah pernah bermasalah dengan mengompol sewaktu kecil maka anak juga akan berpeluang memiliki resiko yang sama
  • Pada sebuah penelitian menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat kelainan pada rongga mulut juga akan memiliki masalah dengan mengompol
  • Adanya gejala penyakit tertentu seperti misalnya adanya infeksi pada saluran kencing anak yang membuat anak sulit menahan keinginan buang air kecil.




Tips Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak

Sahabat Mommy Baiti, jika kebetulan saat ini mempunyai anak yang bermasalah dengan kebiasaan mengompol tidak perlu khawatir. Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai orangtua agar anak bisa berhenti mengompol di setiap tidurnya. Berikut adalah beberapa tips mengatasi kebiasaan mengompol pada anak, yaitu :

1. Ajaklah anak untuk bicara

Ajaklah anak bicara baik-baik dan beri pengertian bahwa mengompol adalah kebiasaan yang tidak baik, dan sebagai orangtua akan membantu agar anak dapat mengatasi kebiasaan mengompol. Berilah keyakinan bahwa anak mampu untuk menghilangkan kebiasaan ini.

2. Toilet training

Ada baiknya jika anak yang masih mengompol diberikan tolet training. Mulailah dengan melatih dan membiasakan anak agar berani pergi sendiri ke kamar mandi. Sebaiknya berilah penerangan yang cukup dari kamar anak menuju kamar mandi agar anak tidak merasa takut.

3. Jangan memarahi anak

Sebagai orangtua mungkin ada yang merasa jengkel jika anak masih saja mengompol saat tidur padahal usianya sudah lebih dari balita. Karena orangtualah yang akan membersihkan bekas ompol (kasur dan sprei), apalagi harus dikerjakan setiap harinya.

Oiya, mungkin Anda mencari artikel Inilah Manfaat Buah Naga Yang Jarang Diketahui

Meskipun begitu, sebaiknya jangan meluapkan emosi dan amarah pada anak, karena hal tersebut malah akan membuat anak menjadi tertekan. Jika kondisi anak merasa tertekan dan stres akan mempersulit anak untuk berhenti mengompol. Sebaiknya masalah mengompol ini dibicarakan baik-baik dengan anak sesuai nomor satu di atas.

4. Jangan mempermalukan anak

Sahabat Mommy Baiti, sangat penting untuk psikologis anak oleh karena itu jangan sampai mempermalukan anak apalagi di depan umum. Walaupun mungkin maksudnya adalah memberi motivasi kepada anak untuk menghentikan kebiasaan mengompol dengan membanding-bandingkan dengan anak A atau anak B. Yang dikhawatirkan adalah kondisi tersebut adalah dapat membuat merasa minder dan rendah diri.

5. Batasi minum pada malam hari

Untuk usaha menghentikan kebiasaan mengompol anak, bisa di coba untuk membatasi minuman anak pada malam hari. Tujuannya adalah agar kandung kemih tidak kewalahan menampung air kencing.

6. Biasakan ke kamar mandi sebelum tidur

Langkah berikutnya untuk cara mengatasi mengompol pada anak adalah dengan membiasakan buang air kecil terlebih dahulu sebelum tidur. Jika merasa perlu, hal tersebut bisa dilakukan berulang-ulang dengan tujuang kandung kemih bisa kosong.

Ketika anak sudah tidur beberapa jam lamanya, bangunkanlah untuk buang air kecil lagi. Namun kadang susah jika anak terlalu lelap dalam tidurnya. Sebaiknya hal ini dibicarakan terlebih dahulu dengan anak agar anak juga mengerti tujuannya seperti apa.

7. Tumbuhkan keberanian pada anak

Setiap anak pasti melalui fase mengompol. Untuk itu sebagai bentuk dukungan kepada anak, Sahabat Mommy Baiti sebagai orang tua harus sering memberikan motivasi bahwa mengompol bukanlah suatu kesalahan. Namun harus dihentikan karena tidak baik jika terjadi secara terus menerus. Berilah dorongan agar anak tidak merasa takut jika harus ke kamar mandi sendirian di malam hari.

8. Ciptakan suasana rumah yang mendukung

Cara mengatasi mengompol pada anak adalah dengan menciptakan kondisi dalam rumah yang kondusif. Kondusif di sini dalam artian penerangan rumah yang cukup dan jauhkan anak dari pikiran-pikiran menyeramkan.

Misalnya saja dengan tetap menyalakan lampu kamar mandi dan menerangi jalan dari kamar menuju ke toilet. Jika anak masih juga merasa takut, berilah pengertian agar membangunkan kita sebagai orangtua untuk menemani ke kamar mandi.

9. Pelajari polanya

Pada umumnya, kebiasaan mengompol pada anak bisa dipelajari polanya. Yang perlu diperhatikan adalah dengan mengetahui kapan saja anak mengompol dalam waktu semalaman. Dengan demikian, sebagai orangtua bisa membangunkan anak sebelum mengompol.

Mungkin dengan cara ini orangtua akan mengorbankan waktu istirahat malamnya, namun hal tersebut juga untuk kepentingan anak tercinta.

10. Berikan sugesti positif

Cara mengatasi kebiasaan mengompol pada anak berikutnya adalah dengan memberikan sugesti untuk menanamkan kesadaran pada saat tidur agar segera ke kamar mandi ketika ingin buang air kecil.

Caranya adalah dengan membisikkan atau memberi pesan kepada anak agar anak bangun dan menuju ke kamar mandi saat ingin buang air kecil, jangan takut untuk membangunkan orangtua untuk menemaninya.

Cara Alami Untuk Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak



Orangtua pada jaman dahulu mempunyai resep yang jitu untuk mengatasi kebiasaan mengompol pada anak. Seperti memberdayakan capung untuk mengatasi anak mengompol, yaitu dengan cara meletakkan capung tersebut pada perut anak.

Silahkan baca juga persiapan menjelang persalinan normal maupun caesar

Dengan demikian di percaya bahwa masalah mengompol pada anak tidak akan terulang kembali. Selain itu, orangtua pada jaman dulu juga mempunyai resep-resep alami untuk mengatasi kebiasaan mengompol pada anak, seperti menggunakan bahan-bahan alami antara lain :
1. Minyak Zaitun

Ramuan alami yang bagus untuk mengatasi kebiasaan mengompol pada anak adalah dengan menggunakan minyak zaitun. Caranya adalah dengan memanaskan minyak ini secukupnya, lalu setelah dingin dibalurkan ke perut anak bagian bawah sambil dipijat perlahan. Efek dari pemanasan minyak tersebut akan dapat menahan proses keluarnya air seni saat anak sedang tidur malam.

2. Kayu Manis 

Sahabat Mommy Baiti dapat menggunakan kayu manis bubuk untuk mengatasi anak mengompol. Misalnya dengan mencampurkan bubuk kayu manis dengan sedikit gula, kemudian ditaburkan di atas roti untuk sarapan anak. Hal tersebut karena bubuk kayu manis adalah salah satu cara yang efektif untuk membantu mengatasi kebiasaan mengompol pada anak.

3. Madu 

Madu adalah bahan pemanis alami yang tidak berbahaya untuk kesehatan tubuh. Serta madu juga tidak mengandung lemak apapun yang bisa mempengaruhi tubuh. Sahabat Mommy Baiti bisa memberikan satu sendok madu kepada anak setiap malam atau mencampurkannya ke dalam minuman si kecil sebagai pengganti gula.

4. Gula Merah 

Secara umum, anak tidak akan mengompol apabila tubuhnya tetap hangat. Dengan demikian gula merah adalah salah satu bahan yang dapat membuat tubuh anak tetap hangat dari dalam. Untuk itu, berikanlah anak sepotong gula merah untuk dimakan setelah waktu makan malam untuk mengatasi kebiasaan mengompol.

5. Telur ayam kampung 

Mungkin Sahabat Mommy Baiti tidak menyangka bahwa telur ayam kampung juga bisa untuk mengatasi kebiasaan mengompol pada anak. Jika ingin menggunakan telur ayam kampung untuk mengatasi anak mengompol, caranya adalah dengan membolongi salah satu ujung telur, lalu masukkan tujuh butir lada ke dalam bagian telur yang bolong tersebut.

Kemudian tutup lubang tersebut dan kukus atau rebus telur sampai matang. Setelah itu berikan kepada anak untuk di makan.

Terapi Untuk Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak


Pada perkembangannya, cara mengatasi kebiasaan mengompol pada anak mengalami pergeseran dengan memperhatikan beragam aspek penyebab anak mengompol. Sebagai orangtua bisa menggunakan beragam terapi untuk mengatasi anak mengompol. Adapun terapi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Silahkan baca juga : Cara Cepat Mengatasi Demam Pada Anak dan Bayi

1. Terapi perilaku

Terapi perilaku ini adalah dengan cara memasang alat pendeteksi kelembaban yang di pasang pada pakaian atau celana anak.

Jika kelembaban sudah mendekati ambang batas, maka alat tersebut akan bersuara layaknya alarm / bergetar sehingga bisa membangunkan anak. Dengan begitu, anak akan segera bangun dan menuju kamar mandi untuk buang air kecil.
2. Terapi motivasi

Pada terapi ini bertujuan untuk memberikan motivasi pada anak agar tidak ngompol dengan pemberian hadiah yang menggugah minat anak.

Jadi, anak dijanjikan hadiah apabila ia berhasil menghentikan kebiasaan ngompolnya. Cara ini bisa dikatakan efektif jika anak mengompol dsebabkan karena sang anak malas untuk ke kamar mandi.

3. Melatih kandung kemih

Latihan ini biasanya dilakukan ketika anak memiliki kapasitas kandung kemih yang kecil sehingga ia harus belajar menahan keluarnya air kencing selama beberapa waktu dengan melatih otot-otot di sekitar kandung kemih.

Mengompol adalah masalah umum yang terjadi pada anak-anak. Banyak cara mengatasi kebiasaan mengompol pada anak yang bisa di coba dan diterapkan pada anak. Sebagai orangtua wajib membimbing dan mengarahkan anaknya untuk tidak mengompol dendan cara yang baik.

Membentak dan memarahi anak bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi mengompol pada anak, oleh karena itu janganlah menggunakan cara ini. Dengan bimbingan dan pengertian yang baik, anak diharapkan dapat mengontrol keinginannya untuk buang air kecil sehingga mengompol dapat diatasi. Semoga bermanfaat.