Tips Mencegah Agar Gigi Tidak Berwarna Kuning




Tips mencegah agar gigi tidak berwarna kuning. Memiliki gigi yang putih bersih adalah dambaan bagi setiap orang, baik pada perempuan maupun pada laki-laki. Gigi yang putih dan bersih identik dengan gigi yang sehat dan terawat.

Selain itu, gigi yang putih bersih juga pastinya sangat mendukung penampilan seseorang untuk tampil lebih percaya diri. Sebaliknya, gigi yang berwarna kuning identik dengan kesan jorok dan tidak terawat, bahkan bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Lalu, bagaimanakah cara mencegah agar gigi tidak berwarna kuning?

Pada kesempatan kali ini, Mommy Baiti akan mengulasnya lebih jauh sehingga kita bisa tetap menjaga gigi kita tetap putih dan bersih dengan cara yang sehat dan aman.

Penyebab Gigi Berubah Menjadi Kuning


Pada dasarnya setiap manusia dikaruniai mempunyai gigi yang putih bersih. Adapun warna gigi yang terlihat putih ini secara ilmu biologi adalah merupakan warna yang terdiri dari lapisan transparan enamel gigi, warna lapisan dentin di dalamnya serta warna dari lapisan yang berada di antara enamel dan dentin.

Namun karena berjalannya waktu seiring dengan bertambahnya usia kita, maka gigi ini lambat laun bisa berubah warna atau menguning.

Berubahnya warna gigi dari putih ke kuning ini ternyata bisa disebabkan karena dua faktor yaitu karena faktor eksternal dan juga karena faktor internal.

Berdasarkan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa warna gigi bisa berubah dikarenakan oleh adanya noda, yang mana noda ini bisa berasal dari luar maupun dari dalam. Silahkan baca juga Langkah mudah memutihkan gigi dengan cara alami.

Lebih lanjut, kita akan membahasnya satu per satu apa saja yang bisa menyebabkan gigi menjadi kuning baik dari faktor eksternal (ekstrinsik) maupun dari faktor internal (intrinsik), yaitu sebagai berikut :



1. Faktor eksternal (ekstrinsik)

Adalah faktor luar yang bisa menyebabkan gigi menjadi kuning seperti misalnya makanan, rokok, dan alkohol. Tembakau yang ada pada sebatang rokok yang rutin dikonsumsi bisa menjadi salah satu penyebab berubahnya warna gigi menjadi kuning.

Disamping itu, kondisi makanan yang terlalu dingin atau terlalu panas juga bisa merusak warna alami dari gigi, seperti halnya yang terjadi pada kopi, coklat, teh dan alcohol.

Namun untuk perubahan warna pada gigi yang disebabkan oleh makanan bisa di cegah atau dihindari dengan cara membersihkan gigi seperti menyikatnya.

2. Faktor internal (intrinsik)

Perubahan warna gigi tidak hanya disebabkan oleh faktor luar saja, namun juga bisa terjadi karena faktor internal atau intrinsik, misalnya saja karena penggunaan obat-obatan tertentu yang secara terus menerus.

Lama kelamaan, gigi akan membentuk material atau senyawa yang berada di antara lapisan enamel dan dentin sehingga semakin lama senyawa tersebut akan terakumulasi dalam gigi dan akhirnya menyebabkan gigi menjadi kuning.

Cara Mencegah Agar Gigi Tidak Berwarna Kuning


Tidak ada salahnya untuk tetap merawat dan menjaga gigi agar tetap putih dan sehat. Perlu melakukan hal-hal kecil untuk mencegah agar gigi tidak berwarna kuning dan tetap bisa tampil penuh percaya diri dalam segala aktifitas sehari-hari. Untuk menjaga agar gigi tetap putih dan bersih, berikut ini adalah yang dapat dilakukan yaitu :

1. Rutin Menggosok Gigi

Aktifitas menggosok gigi ini tidak hanya dapat membersihkan mulut dari bakteri dan sisa makanan saja, namun juga dapat membantu untuk mengembalikan warna alami gigi.

Sehingga jika Anda menginginkan gigi yang sehat dan putih maka dapat melakukan menggosok gigi secara rutin, minimal dua kali dalam sehari yaitu setelah makan dan terutama sebelum tidur.

Malas menggosok gigi adalah sama halnya dengan membiarkan bakteri dan sisa-sisa makanan terakumulasi pada gigi sehingga bisa mengakibatkan gigi berubah warna menjadi kuning. Selain itu juga bisa menyebabkan nafas menjadi bau sehingga sangat mempengaruhi kenyamanan lawan bicara.

Meskipun di pasaran terdapat banyak sekali produk sikat gigi maupun pasta gigi, namun sedikit tips untuk memilih sikat gigi adalah pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu yang lembut. Karena jika menggunakan sikat gigi yang bulu sikatnya terlalu keras maka akan dapat melukai gusi hingga berdarah.

Demikian juga untuk pemilihan pasta gigi, sebaiknya pilih pasta gigi yang cocok dengan kondisi gigi kita masing-masing agar tetap aman untuk digunakan setiap harinya.

2. Tidak Merokok dan Tidak Mengkonsumsi Alkohol

Selama ini kita mengenal bahwa rokok dan alkohol dapat merugikan kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit seperti kanker dan jantung. Karena pada rokok terdapat tembakau yang mengandung zat nikotin yang bisa menimbulkan efek ketagihan.

Selain itu zat nikotin pada rokok juga dapat menempel pada lapisan enamel gigi sehingga lama kelamaan akan menimbulkan noda pada lapisan enamel.

Jika noda-noda tersebut terus menumpuk dan terakumulasi, maka akan mengakibatkan tertutupnya warna alami gigi sehingga membuat warna gigi menjadi kuning. Tidak berbeda jauh dengan rokok, minuman berakohol seperti misal bir atau anggur juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning dan bahkan sulit untuk dihilangkan.

Untuk mencegah gigi agar tidak berwarna kuning, sebaiknya hindarilah merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol. Jika keduanya adalah sudah merupakan kebiasaan rutin, sebaiknya mulai sekarang dihentikan untuk mendapatkan gigi yang putih dan sehat serta untuk mencegah penyakit lainnya seperti kanker dan jantung.

3. Mengkonsumsi Susu

Pada susu terdapat zat warna yang dapat menghilangkan noda yang menempel pada enamel gigi dan mengembalikan warna alami gigi. Warna alami susu yang putih dan kalsium yang terkandung didalamnya tidak hanya dapat menjadikan gigi menjadi putih namun juga membuat gigi menjadi kuat dan sehat.

Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu minimal dua kali dalam sehari supaya dapat mencegah agar gigi tidak berwarna kuning. Dan sebaiknya pilihlah produk susu murni tanpa adanya tambahan gula atau zat adiktif lainnya.

Minumlah minuman susu dalam konsisi yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin agar tidak merusak lapisan enamel gigi.

4. Menggunakan Sedotan

Fakta menarik datang dari sedotan. Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan sedotan karena sangat mudah menemukannya di sekeliling kita sehari-hari.

Sedotan ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah gigi agar tidak berwarna kuning karena sedotan ini dapat melindungi gigi dari warna ataupun suhu minuman yang di konsumsi.

Cobalah untuk membiasakan menggunakan sedotan setiap kali menikmati minuman favorit, misalnya kopi, teh, atau minuman favorit lainnya. Karena sedotan berperan untuk mencegah paparan langsung zat yang ada dalam minuman dengan enamel pada gigi sehingga tetap menjaga warna alami gigi. Baca juga : Langkat diet yang aman dan menyehatkan

Mungkin pada awalnya akan agak sedikit aneh ketika menikmati secangkir kopi hangat dengan menggunakan sedotan. Namun untuk mendapatkan gigi yang putih dan sehat namun tetap bisa menikmati minuman favorit, mengapa tidak di coba saja?


Jadi, sudah siapkah Anda untuk memiliki gigi yang putih dan sehat?


Dari beberapa cara di atas yang dapat diterapkan dalam rangka mencegah gigi agar tidak berwarna kuning, bisa di coba semua nya atau juga bisa di coba satu per satu. Kuncinya adalah rutinitas untuk melakukannya, karena tidak semua hal itu bisa didapatkan dengan cara yang instan.

Jangan lewatkan artikel berikut ini ya :

Baiklah sahabat Mommy Baiti, demikian beberapa tips untuk mencegah agar gigi tidak berwarna kuning. Jika Anda mempunyai tips atau cara yang lain, marilah saling berbagi dan bisa menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini. Selamat Mencoba.